Belakangan ini perjalanan bangsa Indonesia penuh dengan dinamika. Mulai dari dinamika politik, hukum hingga dinamika sosial-budaya. Sejak reformasi bergulir bangsa kita mengalami banyak sekali peristiwa. Mungkin memang begitulah sifat dan kondisi negara yang sedang berkembang. Entah kapan indonesia bosan menjadi negara berkembang dan
Tampilkan postingan dengan label POLITIK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label POLITIK. Tampilkan semua postingan
Rabu, 04 Desember 2013
15 Desember 2009, Inikah Zaman Reformasi?
Belakangan ini perjalanan bangsa Indonesia penuh dengan dinamika. Mulai dari dinamika politik, hukum hingga dinamika sosial-budaya. Sejak reformasi bergulir bangsa kita mengalami banyak sekali peristiwa. Mungkin memang begitulah sifat dan kondisi negara yang sedang berkembang. Entah kapan indonesia bosan menjadi negara berkembang dan
Indonesia vs Melanesia
Ras Dan Negara Bangsa
Suatu ras
besar yang dijajah oleh ras Melayu di dalam negara kesatuan Indonesia adalah
ras Melanesia (Papua, Timor dan Maluku). Penjajahan dapat berbentuk penjajahan
politik, ekono-mi dan sosial-budaya. Di dalam proses nation building
(pemban-gunan bangsa) rakyat Melanesia selalu didiskriminasikan oleh rakyat
Melayu (Indonesia). Latarbelakang ras Melanesia di dalam nation building adalah
berbeda dengan ras Melayu. Indo-nesian nation building tak pernah akan berhasil
jika perbedaan persepsi kedua ras ini tidak pernah didiskusikan untuk
disatu-kan. Mendiskusikan perbedaan persepsi tidak boleh sekaligus dicap
sebagai usaha separatisme berdasarkan rasisme. Di sini kita mendiskusikan
separatisme yang bertujuan egalitas. Adanya perbedaan persepsi timbullah situasi
Melayu versus Melanesia. Perbedaan persepsi bisa saja hanya berada pada tingkat
perbedaan budaya. Tapi, justru status quo yang muncul di Indonesia adalah
Melayu versus Melanesia. Mendiskusikan perbedaan bertu-juan membangun dasar
egalitas. Untuk itu, semoga "Melayu versus Melanesia" dapat berubah
menjadi "Melayu dan Melanesia".
Orde Lama, Orde Baru, Era Reformasi, Setelah Itu..?
Fase perjalanan bangsa ini sudah
cukup panjang, meski tidak sepanjang masa kolonial. Pasca proklamasi 17 Agustus
1945 adalah masa pembentukan pilar-pilar pemerintahan revolusioner yang
kemudian dikenal sebagai Orde lama.
Masa orde lama merupakan masa
revolusioner, dibawah komando Bung Karno telah mengikrarkan suatu wilayah dari
Sabang sampai Merauke dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Konstelasi politik dalam negeri yang begitu cepat berubah tidak menggoyahkan
Bung Karno sebagai Pemimpin Besar Revolusi. Pada percaturan politik luar
negeri, Bung Karno telah berhasil menjadi kampium dunia yang disegani oleh
kawan maupun lawan. Gerakan Non Blok dan Konferensi Asia - Afrika adalah salah
satu bukti keperkasaannya dalam percaturan politik internasional. Kekuasaan
Bung Karno berakhir pasca diterbitkannya Supersemar (yang penuh dengan
kontraversi), dengan dilantiknya Jendral Suharto sebagai Presiden RI ke 2 oleh
MPRS pada tanggal 27 Maret 1968.
Langganan:
Postingan
(
Atom
)
